RSS

Jumat, 29 Januari 2010

ANALISIS YANG DILAKUKAN DI RSUD JOMBANG DENGAN MENGGUNAKAN PDCA

Rumah jombang adalah rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang berlokasi di kota jombang.Rumah Sakit jombang adalah pusat rujukan di wilayah Jawa Timur yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan untuk pasien. Pelayanan pasien meliputi pelayanan rawat jalan, rawat inap dan pelayanan penunjang,Pelayanan untuk pasien ang memiliki jamkesmas tidak dipungut biaya, sedangkan pasien yang tidak menggunakan jamkesmas dikenakan biaya dengan tarip yang dit ntukan sesuai Keputusan Direktur Rumah Sakit jombang.
Dalam rangka mewujudkan pelayanan yang bermutu di rumah sakit, perlu adanya pelayanan penunjang yang memadai salah satunya adalah pelayanan farmasi rumah sakit. Pelayanan tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan rumah sakit yang utuh. Merupakan pelayanan berorientasi kepada pelayanan pasien yaitu penyediaan obat yang bermutu dan terjangkau bagi semua masyarakat, yang harus didukung dengan adanya logistik obat yang baik.
Ruangan yang rumah sakit ini juga strategis dan tertata dengan rapi akan tetapi saat ini diadakan perbaikan ruangan di beerapa tempat sehingga sedikit menghambat pelayanan yang ada di rumah sakit tersebut salah satunya untuk pemeriksaan laboratorium.
Untuk masalah yang saya angkat adalah bagaimana penanganan pada pasien dengan PEB di ruang bersalin yang ada di RSUD jombang dengan menggunakan metode PDCA Cycle agar tercapai efektifitas dalam memberikan pelayanan
Berdasarkan analisis pertama yang dilakukan yaitu
PLAN : .- melakukan pemeriksaan umum ex : melakukan penimbangan,pengukuran tinggi badan.
- melakukan anamnese ex menanayakan nama,alamat,dan riwayat yang pernah di derita sebelumnya..
- Dilakukan pemeriksaan,mendiagnosa dan menentukan rencana/penanganan terhadap pasien dengan PEB. Ex : memeberikan cairan infus mgso4,sesuai dosis.jika pasien sudah sesuai HPHT segera persiapkan untuk persalinan.
DO : - melaksanakan rencana yang telah di tentukan dengan memberikan pelayanan sayang ibu
CHEK : - evaluasi hasil/tindakan yang kita lakukan ex :
ACTION: - melakukan / merencanakan follow up
Dari hasil data diatas kami dapat menemukan kelemahan dalam bemberikan pelayanan di rumah sakit jombang khususnya di ruang bersalin.yang pertama kurangnya ketelatenan petugas dalam memberikan pelayanan,kadang kurang ramah sehingga ada rasa takut di hati pasien.terutama dengan pasien yang menggunakan jamkesmas
Dari penelitian ini memberikan saran agar rencana dan saran yang telah disusun tidak hanya dilakukan dan dievaluasi menggunakan metode PDCA Cycle pada saat penelitian ini di Rumah Sakit jombang saja akan tetapi di berbagai instansi sehingga masalah tersebut tidak terulang lagi.sehingga pasien merasa puas dan nyaman dalam mendapatkan pelayanan dan di usahakan untuk pasien yang menggunakan ,jamkesmas tidak di bedakan di dalam pemberian pelayanan.

Selasa, 26 Januari 2010

Manajemen Pribadi: Tidak Ada Bedanya Antara PDCA dengan POAC

Waktu adalah uang. Gunakan waktu se efisien mungkin. Itu pelajaran dasar ekonomi. Bagaimanapun waktu adalah aset. Nah, dalam mengelola waktu itulah kita bertemu dengan management approach. Ilmu manajemen sudah kita dapatkan dengan beragam cara dan dari berbagai sumber. Nggak perlu dibahas soal ini. Yang pernah tahu, dasar manajemen paling dasar yang sudah kita kenal adalah POAC (Planning, Organizing, Actuiting, Controlling). Setidaknya dalam memanfaatkan waktu (sumber daya lainnya) kita harus punya perencanaan, terus dari perencanaan itu kita organisasikan tentang kegiatan dan pengawakannya, lantas mulai dilakukan aksi nyatanya alias implementasinya, serta jangan lupa dari semua proses itu harus ada pengawasan melekat ataupun pengawasan dari satu kegiatan ke giatan lainnya. Jadi secara teori, manajemen itu gampang. Kenyataannya? Apalagi kalau manajemen beginian diterapkan pada kegiatan pribadi sendiri, susah ya? Soalnya mau menerapkan kata-kata indah seperti PLAN YOUR DO & DO YOUR PLAN harus perjuangan keras banget.
Jika kita menganalisa bagaimana managemen yang berlaku di rumah sakit/misalnya dengan PDCA saya kira sudah cukup bagus.karna managemen yang di gunakan dalam rumah sakit berbeda dengan managemen yang berlaku dikantor2/di perusahaan biasa.rumah sakit harus mempunyai planning yang tepat,organisasi yang bagus,actuating dan controlling yang pas.karna disini berhubungan langsung dengan masyarakat atau hidup seseorang.jika kepemimpinan itu lengah sedikit/kurang bias mengontrol staf or managemen tersebut maka semuanya tidak akan sukses.tapi pada dasarnya PDCA itu sendiri tergantung siapa yang bertanggung jawab.
Beberapa waktu lalu saya dapat lagi pelajaran tentang manajemen pribadi dari seseorang yang cukup berpengalaman, yaitu PDCA (Plan, Do, Check, Action). Saya pikir-pikir, nggak terlalu berbeda dengan POAC. Cuma ada sedikit perubahan urutan dalam proses yang dijalankan. Intinya masih sama saja. Maka, apapun teori manajemen yang digunakan, menurut saya, kembali kepada pribadi sendiri yang bersangkutan mau mengelola dirinya sendiri secara bener apa nggak. Seringkali saya dapat menemukan seseorang yang punya aset pribadi cukup baik dan lebih dari cukup (waktu dan sumberdaya lainnya) tapi output-nya sangat rendah. Mengapa? Setidaknya ada beberapa alasan,yaitu:
1.   Tingkat kepuasan pribadi dalam berprestasi sangat rendah.
2.   Kemalasan yang melanda dirinya bersifat permanen/latent.
3.  Biasa mencapai sesuatu dengan cara pintas dan cenderung dengan jalan yang nggak prosedural.

PEMECAHAN MASALAH YANG EFEKTIF DENGAN METODE PDCA

Seminar Workshop Description :
Pemecahan masalah merupakan hal yang tak terpisahkan dalam pekerjaan. Sedikit banyak kita telah mengenal teknik pemecahan masalah, namun seringkali menjumpai kesulitan-kesulitan dalam implementasinya, antara lain disebabkan oleh langkah-langkahnya yang panjang dan kurang praktis.
Keberhasilan mencapai efisiensi, kualitas, produktivitas dan lain-lain, dimulai dengan mengatasi hambatan dan gangguan yang terjadi di tempat kerja. Seberapa efektif kita mengatasinya tergantung seberapa efektif aplikasi keterampilan kita memecahkan masalah-masalah tersebut. Metode PDCA telah diaplikasikan dibanyak perusahaan Jepang, dan berhasil menyelesaikan masalah yang muncul di tempat kerja.
Topik :
1. KAIZEN DENGAN METODE PDCA
Proses membangun kualitas
Prinsip Kaizen di tempat kerja
Aplikasi Metode PDCA
Masalah sebagai peluang kemajuan
2. APLIKASI METODE PDCA – PHASE PLAN
Identifikasi masalah di tempat kerja
Seleksi Masalah sesuai prinsip : Low Cost, Low Effort, Low Risk, dan High Impact
Teknik menganalisa masalah secara sederhana dan praktis
Latihan dan Studi Kasus
3. APLIKASI METODE PDCA – PHASE DO
Menyusun rencana perbaikan
Melaksanakan perbaikan
10 Teknik Perbaikan masalah
Latihan dan studi kasus
4. APLIKASI METODE PDCA – Phase CHECK & ACTION
Memonitor hasil perbaikan
Standarisasi hasil perbaikan
Menggali potensi masalah berikutnya
Strategi implementasi
MethodofTraining
Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan.
Speaker :
TIM PROFESSIONAL CONSULTANT
Berpengalaman dalam implementasi manajemen produktivitas dan kualitas di perusahaan baik nasional maupun multi nasional. Telah membantu banyak perusahaan dalam implementasi K3, Total Quality Management, Lean Manufacturing (Toyota Production System), Six Sigma Management, Gemba Kaizen, Supply Chain dan Material Management.